Peran Guru Penggerak pada pendidikan di sekolah daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar Indonesia dalam menciptakan pendidikan yang menyenangkan
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Guru Penggerak dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa berdasarkan Kurikulum Merdeka di sekolah daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan terdiri dari 3 Guru Penggerak, 2 komunitas guru, dan 5 siswa di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Penggerak berperan sebagai fasilitator, motivator, dan agen perubahan yang mendorong pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered), mengembangkan lingkungan belajar yang nyaman, serta menerapkan pendekatan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan). Guru Penggerak juga menghadapi kendala seperti keterbatasan wewenang dalam pengambilan kebijakan dan minimnya komunitas pendukung. Simpulan penelitian menggarisbawahi bahwa Guru Penggerak berperan kunci dalam mewujudkan pembelajaran yang memanusiakan peserta didik, mendorong kemandirian, serta mengembangkan Profil Pelajar Pancasila di daerah 3T.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Ananda, R., Khairani, M., Putri, N. A. A., Pratiwi, N., & Anggraini, T. (2025). Analisis kompetensi dan ketersediaan tenaga kependidikan sekolah dasar di Indonesia. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 391–401. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25007
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (1st ed.). CV Jejak.
Cahyanti, N. S. (2025). Strategi Kepemimpinan Adaptif Kepala Sekolah dalam Manajemen Kurikulum yang Adaptif di Sekolah-Sekolah Tertinggal. Al-Amin: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 3(September), 101–120. https://doi.org/10.53398/alamin.v3i1.437
Creswell, J. W. (2018). Educational research : planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (6th ed.). Pearson. http://gen.lib.rus.ec/book/index.php?md5=0DBCEA5B46394D800F6A35CCE3406333
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “What” and “Why” of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of Behavior, Psychological Inquiry. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104
Elmi, F., & Librianty, N. (2023). Improving the Quality of Educational Human Resources To Achieve Indonesia’S Vision 2045. Jurnal Apresiasi Ekonomi, 11(3), 730–737. https://doi.org/10.31846/jae.v11i3.714
Fenwick, T. (2015). Sociomateriality and Learning: A Critical Approach (1st ed.). Sage Publication, Inc. https://doi.org/10.4135/9781473915213.n8
Freire, P. (2000). Pedagogy of the Oppressed (30TH Anniv). Bloomsbury Academic.
Fullan, M. (2017). The New Meaning of Educational Change (1st ed.). Teachers College Press. https://doi.org/10.1080/0924345910020406
Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A Rich Seam How New Pedagogies Find Deep Learning (1st ed.). Pearson.
Green, T. L. (2018). School as Community, Community as School: Examining Principal Leadership for Urban School Reform and Community Development. Education and Urban Society, 50(2), 111–135. https://doi.org/10.1177/0013124516683997
Hattie, J. (2008). Visible Learning: A Synthesis of Over 800 Meta-Analyses Relating to Achievement. In International Review of Education (1st ed., Vol. 57, Issues 1–2). Routledge Taylor and Francis Group. https://doi.org/10.1007/s11159-011-9198-8
Hensley, Lauren, Sayers, Robin, Brady, Anna, & Cutshall, Jessica. (2020). Supporting Autonomy, Competence, and Relatedness in a Learning-to-Learn Course: College Students’ Insights Into Effective Instruction. Teaching of Psychology, 48(3), 236–247. https://doi.org/10.1177/0098628320977270
Hernita, Hasanah, E., & Zuhaery, M. (2025). Peran Guru Penggerak dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah Dasar. Academy of Education Journal, 16(1), 134–142. https://doi.org/10.47200/aoej.v16i1.2784
Junawati, J., Rasid, R., & Lilianti, L. (2025). Peran Motivasi Guru Penggerak Dalam Pelaksanaan Transformasi Pembelajaran Di Sma Kolaka Utara. Edum Journal, 8(1), 201–216. https://doi.org/10.31943/edumjournal.v8i1.305
Loilatu, S. H., Mukadar, S., Kasmawati, K., & Hentihu, V. R. (2021). Strategi Belajar Mengajar Dengan Menerapkan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Di SD Alhilaal Samalagi. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(2), 65–73. https://doi.org/10.47709/educendikia.v1i2.1036
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (H. Salmon (ed.); third Edit). SAGE Publications Ltd.
Mulyasa, H. E. (2021). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar (L. I. Darojah (ed.); 1st ed.). PT Bumi Aksara.
Pranata, A. (2022). Pendidikan Model Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal di Entikong Perbatasan Kalimantan Barat. Journal.Unublitar, 4(4), 2598–5175. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v3i3.552
Purba, F. D. (2024). Efektivitas Program Guru Penggerak Bagi Peningkatan Kompetensi Guru (Studi Kasus di SMK Negeri 7 Medan). Jurnal: Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah Dan Tinggi (JMP-DMT), 5(3), 270. https://doi.org/10.30596/jmp-dmt.v5i3.20106.g11683
Rabbani, M. R., Jannah, A., Ariyani, R., Ramadanti, N. P., & Handayani, L. R. (2024). Automatic promotion dan menurunya motivasi belajar siswa dalam sistem pendidikan di Indonesia. Central Publisher, 2(3), 2048–2054. https://doi.org/10.60145/jcp.v2i3.407
Riowati, & Yoenanto, N. H. (2022). Peran Guru Penggerak Pada Merdeka Belajar Untuk Memperbaiki Mutu Pendidikan Di Indonesia. Journal Of Education and Instruction, 5(1), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.31539/joeai.v5i1.3393
Sa’diyah, T. (2022). Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Yang Islami. Kasta : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya, Dan Terapan, 2(3), 148–159. https://doi.org/https://doi.org/10.58218/kasta.v2i3.408
Samhaji, & Anggara, F. D. (2025). Analisis Implementasi Kebijakan Pemerataan Akses Pendidikan pada Daerah Tertinggal Indonesia Pendahuluan. Journal of Governance and Policy Innovation Analisis, 5(2), 99–112. https://doi.org/10.51577/jgpi.v5i2.839
Septiani, Kholik, A., & Effane, A. (2025). Analisis Dampak Program Guru Penggerak terhadap Kualitas. DIDAKTIK GLOBAL: Jurnal Ilmu Kependidikan, 2(3), 241–252.
Smith, G. A. (2017). Place-Based Education. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acrefore/9780190264093.013.95
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syalsabillah, Z., Riskiani, M., & Putri, A. C. (2021). Peran Strategis Guru Penggerak sebagai Agen Perubahan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian Dan Inovasi, 2(5), 167–186. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i3.1636
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes (M. Cole, V. John-Steiner, S. Scribner, & E. Souberman (eds.); 1st ed.). Harvard University Press.