Buku Cerita Lokal dan Pengembangan Literasi Budaya–Kewargaan di Sekolah Dasar: Sebuah Studi Kuasi-Eksperimental dari Indonesia
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas buku cerita anak berbasis budaya dalam memperkuat literasi budaya dan literasi kewargaan siswa secara simultan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol nonekuivalen, yang melibatkan 60 siswa sekolah dasar yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan buku cerita dwibahasa yang ramah anak dan berlandaskan budaya Gorontalo, sedangkan kelompok kontrol mengikuti praktik pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui instrumen pretest dan posttest yang mengukur literasi budaya dan literasi kewargaan. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji parametrik dan nonparametrik yang sesuai, serta dilengkapi dengan perhitungan normalized gain (N-gain) dan ukuran efek (effect size). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang secara signifikan lebih tinggi dalam literasi budaya dan literasi kewargaan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Intervensi ini menghasilkan efek yang besar terhadap literasi budaya dan efek sedang hingga kuat terhadap literasi kewargaan, yang mengindikasikan dampak pedagogis yang substansial. Temuan ini menunjukkan bahwa media naratif berbasis budaya berfungsi sebagai instrumen pedagogis yang efektif untuk memperkuat identitas budaya dan pemahaman kewargaan dalam pendidikan dasar, serta menawarkan model yang dapat diterapkan secara luas untuk pembelajaran relevan secara kultural dalam berbagai konteks sosiokultural.
Rincian Artikel
Bagian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Cara Mengutip
Referensi
Aisyah, S. (2018). Mengembangkan Karakter Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bercerita. Kata Pengantar, 88.
Annisa Dwi Hamdani, Dinie Anggraeni Dewi, & Rizky Saeful Hayat. (2023). Minimnya Literasi Budaya dan Kewargaan Dapat Mereduksi Nilai Karakter Kebangsaan. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 4(1), 140–147. https://doi.org/10.55606/cendikia.v4i1.2348
Ariffiando, N. F., & Susanti, A. (2024). Development of the foldable comic “Tabot Bengkulu” media to enhance cultural and civic literacy. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 8(3), 510. https://doi.org/10.20961/jdc.v8i3.94001
Arn, L., & Huang, E. M. (2024). “Robots Can Do Disgusting Things, but Also Good Things”: Fostering Children’s Understanding of AI through Storytelling. ACM Transactions on Computing Education, 24(3), 1–55. https://doi.org/10.1145/3677613
Asti Widiastuti, Farina Trias Alwasi, Dinie Anggraeni Dewi, & Rizky Saeful Hayat. (2023). Literasi Budaya Dan Kewargaan Sebagai Upaya Mempertahankan Kebudayaan Di Tengah Kemajemukan Masyarakat Indonesia. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 2(1), 83–90. https://doi.org/10.61132/semantik.v2i1.192
Bako, E. N., Nasution, I. S., & Sagala, F. H. (2025). Integrasi Game Puzzle Budaya dan Model PBL-GBL untuk Meningkatkan Pemahaman Budaya Peserta Didik Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPAS. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 5(1), 57–63. https://doi.org/10.57251/ped.v5i1.1685
Carrick, N. (2024). A tale of fantasy use in children’s picture books. Early Child Development and Care, 194(15–16), 1497–1510. https://doi.org/10.1080/03004430.2024.2433220
Cobb, C. L., Schwartz, S. J., & Martinez, C. R. (2025). A theory of cultural continuity: Heritage culture retention as an important psychological motivation. Psychological Review. https://doi.org/10.1037/rev0000561
Cochrane, T. (2023). The power of stories: oral storytelling, schooling and onto-epistemologies in rural Malawi. Oxford Review of Education, 49(4), 478–495. https://doi.org/10.1080/03054985.2023.2218609
Cogan, J. J. (2000). Citizenship education for the 21st century: Setting the context. Citizenship for the 21st Century: An International Perspective on Education, 1–21.
Damanik, Y. (2022). Internalisasi Nilai-nilai Karakter Kebangsaan Melalui Literasi Budaya dan Kewarganegaraan di Sekolah. Paidea : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia, 2(2), 36–42. https://doi.org/10.56393/paidea.v2i2.999
Darmawati, A. Z., Yuliana, R., & Tisnasari, S. (2021). Developing Bilingual Pop-Up Book Media on the Material About Ayam Jago Baru Fairy Tales for Students’ Speaking Skills. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(1), 16.
Della Khoirunnisak, Nor Lathifatur Rohmah, Febrina Eka Zunita, & Muhammad Nofan Zulfahmi. (2025). Pemanfaatan Educaplay sebagai Media Literasi Budaya di Sekolah Dasar. Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial, 3(1), 311–317. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i1.1542
Dewayani, S. (2017). Menghidupkan literasi di ruang kelas. PT Kanisius.
Dewi, L., Dinie Anggraeni Dewi, & Rizky Saeful Hayat. (2023). Pentingnya Penguasaan Literasi Budaya Dan Kewarganegaraan Pada Generasi Millennial. Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(3), 286–294. https://doi.org/10.62007/joupi.v1i3.217
Eliza, D. (2020). The Development of Kato Nan Ampek Picture Storybook Models Through Literacy of Minangkabau Culture to Develop the Character During Early Childhood. International Conference of Early Childhood Education (ICECE 2019), 31–35.
Faridah, R., Maksum, A., & Nurhasanah, N. (2024). Implementing Culturally Responsive Teaching in Indonesian Primary Schools: Challenges and Opportunities. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 12(3), 371–379.
Firdaus, S. (2025). Indonesian and World Folklore from a Critical Literacy Perspective: A Comparative Analysis of Cultural Values and Social Identity. Austronesian: Journal of Language Science & Literature, 4(2), 135–151. https://doi.org/10.59011/austronesian.4.2.2025.135-151
Gutami, I. K., Prismutitomi, A. R., Laverda, J. C., Nikmah, K., Jundullah, M., Rochmadhoni, N., Primasari, R. N., Kurniati, A. D., Bella, A., & Nafi’ah, M. Z. (2021). Reading Aloud: Upaya Membangun English Literacy Anak-Anak Desa Trembes, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(2), 87–94.
Haryani, F. (2025). Exploring How Mathematics Teacher in Indonesia Perceive Culturally Responsive Pedagogy (CRP) in Mathematics. Mathematics Education Research Group of Australasia.
Hasanah, S. U., Hidayat, S., & Pranana, A. M. (2022). Analisis penanaman nilai cinta tanah air melalui kegiatan literasi membaca cerita rakyat di sekolah dasar. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(02), 282–288.
Johnson, W. F., Vlach, S. K., & Leija, M. (2025). Enacting Reading Comprehension: Using Diverse Literature to Engage Children’s Critical, Sociopolitical Knowledge. Reading Research Quarterly, 60(1). https://doi.org/10.1002/rrq.584
Korat, O. (2001). Cultural Pedagogy and Bridges to Literacy: Home and Kindergarten. Early Childhood Education Journal, 28(4), 225–230. https://doi.org/10.1023/A:1009542809057
Ladson-Billings, G. (1995). Toward a theory of culturally relevant pedagogy. American Educational Research Journal, 32(3), 465–491.
Lestari, H., & Rahmawati, I. (2025). The Application of the RADEC Model with Nearpod Media in Enhancing Cultural and Citizenship Literacy. JENIUS (Journal of Education Policy and Elementary Education Issues), 6(1), 1–14. https://doi.org/10.22515/jenius.v6i1.11457
Malini, S., Dinie Anggraeni Dewi, & Rizky Saeful Hayat. (2023). Urgensi Literasi Budaya dan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Dalam Upaya Mencintai Tanah Air. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(3), 205–214. https://doi.org/10.62007/joumi.v1i3.209
Murnane, R., Sawhill, I., & Snow, C. (2012). Literacy Challenges for the Twenty-First Century: Introducing the Issue. The Future of Children, 22(2), 3–15. https://doi.org/10.1353/foc.2012.0013
Norholis, N., & Bunyamin, B. (2025). Pengaruh Pendekatan CRT dimediasi Buku Suplemen Keragaman Budaya Indonesia terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas IV SD. FONDATIA, 9(3), 566–581. https://doi.org/10.36088/fondatia.v9i3.5825
November, N., Sturm, S., & Wolfgramm-Foliaki, ’Ema. (2020, June 2). Critical Thinking and Culturally-Sustaining Teaching: Developing the Historical Literacy of Māori and Pasifika Undergraduates in Aotearoa/New Zealand. 6th International Conference on Higher Education Advances (HEAd’20). https://doi.org/10.4995/HEAd20.2020.11179
Nurgiantoro, B. (2024). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak Edisi Revisi. Ugm Press.
Pang, V. O., Alvarado, J. L., Preciado, J. R., & Schleicher, A. R. (2021). Culturally Relevant Education: Think Local Within a Holistic Orientation. Multicultural Perspectives, 23(1), 3–16. https://doi.org/10.1080/15210960.2021.1877546
Parrila, R., & Georgiou, G. K. (2024). Literacy and reading behaviors. In Encyclopedia of Adolescence (pp. 235–246). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-96023-6.00030-0
Power, M. (2021). Identity, Culture and Belonging: Educating Young Children for a Changing World. British Journal of Educational Studies, 69(1), 123–124. https://doi.org/10.1080/00071005.2020.1810479
Purcell‐Gates, V., Melzi, G., Najafi, B., & Orellana, M. F. (2011). Building Literacy Instruction From Children’s Sociocultural Worlds. Child Development Perspectives, 5(1), 22–27. https://doi.org/10.1111/j.1750-8606.2010.00144.x
Rahayu, B. M., Muhyidin, A., & Jamaludin, U. (2025). Cultural Intelligence Meets EdTech: A Systematic Review on Integrating Local Wisdom into Digital Teaching to Foster Learning Engagement. Jurnal Pendidikan Progresif, 15(3), 1764–1784. https://doi.org/10.23960/jpp.v15i3.pp1764-1784
Ramadini, F. (2025). Digital Financial Literacy Among Young Generation. The International Conference on Sustainable Economics Management and Accounting Proceeding, 1, 2737–2744. https://doi.org/10.32424/icsema.1.1.441
Robinson-Pant, A. (2023). Literacy: A lever for citizenship? International Review of Education, 69(1–2), 15–30. https://doi.org/10.1007/s11159-023-09998-6
Scanlan, M. (2010). Opening the box: literacy, artefacts and identity. Literacy, 44(1), 28–36. https://doi.org/10.1111/j.1741-4369.2010.00544.x
Sibarani, A. M. (2025). Culturally Responsive Pedagogical Approach (CRP) Integration of Ulos Cultural Values in Christian Religious Education for Multicultural Society in Indonesia. International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL), 3(3), 135–146.
Sukmawati, A., Amilia, F., Laeli, A. F., & Astutiningsih, W. (2024). The application of culturally responsive teaching (CRT) approach in learning the Indonesian language. INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa, 11(2), 446–463.
Umri, C. A. (2021). Nilai-Nilai Budaya Dalam Cerita Rakyat Baturaden Pada Masyarakat Banyumas Sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra Di Sekolah Dasar. Jurnal Perseda: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 93–100.
Vygotsky, L. S., & Cole, M. (1978). Mind in society: Development of higher psychological processes. Harvard university press.
Walker, C. M., Gopnik, A., & Ganea, P. A. (2015). Learning to Learn From Stories: Children’s Developing Sensitivity to the Causal Structure of Fictional Worlds. Child Development, 86(1), 310–318. https://doi.org/10.1111/cdev.12287
Westby, C. E. (1995). Culture and literacy. Topics in Language Disorders, 16(1), 50–66. https://doi.org/10.1097/00011363-199511000-00005
Widiawan, I. K., & Janawati, D. P. A. (2024). Pendampingan Pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar Melalui Penggunaan Media Kertas Gambar. Prosiding Seminar Nasional Riset, Sains, dan Teknologi (SENARASI), 68.
Wulandari, G. R., Simatupang, N. D., Malaikosa, Y. M. L., & Widayanti, M. D. (n.d.). Pengembangan Buku Cerita Permacil Untuk Meningkatkan Literasi Budaya Anak Usia 5-6 Tahun. Kumara Cendekia, 13(2), 149–163.
Yang, J., & Li, F. (2024). Exploring the Path of Integrating Media Literacy into Civic and Political Education of College Students in the New Media Era. Applied Mathematics and Nonlinear Sciences, 9(1). https://doi.org/10.2478/amns-2024-0801
Yulianti, N., & Halim, A. (2025). Students Perception of Culturally Relevant Pedagogy in English Language Learning in East Kalimantan. INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(4), 688–703.
Zahra, A., Dinie Anggraeni Dewi, & Rizky Saeful Hayat. (2023). Pentingnya Literasi Budaya dan Kewarganegaraan Terhadap Steriotip Antar Etnis Dalam Mencegah Terjadinya Disasosiasi. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(3), 283–291. https://doi.org/10.62007/joumi.v1i3.220
Zuhriyah, N. A. L., & Fradana, A. N. (2025). Penggunaan Metode Storytelling Melalui Cerita Rakyat Dalam Menanamkan Nilai Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 11(2), 993–1012.